You need to enable javaScript to run this app.

Guru di SMAN 1 BANJAR Melaksanakan Vaksin Ketiga

  • Minggu, 15 Mei 2022
  • Andris
  • 0 komentar
Guru di SMAN 1 BANJAR Melaksanakan Vaksin Ketiga

Sudah hampir dua tahun, negara kita sedang dalam masa pandemi. Karena itu, setiap warga negara dihimbau untuk melaksanakan vaksin. Vaksin bertujuan untuk mengurangi kemungkinan kita terpapar virus covid-19. Sudah banyak warga yang melaksanakan vaksin, baik dosis pertama maupun kedua. Dan kali ini diadakan vaksin untuk yang ketiga kalinya. Jarak vaksin pertama dengan vaksin kedua yaitu 1 bulan, sedangkan jarak vaksin kedua dengan ketiga yaitu 5 bulan. 

Guru SMAN 1 Banjar pada Jumat, 21 Januari 2022 melaksanakan vaksin ketiga. Pelaksanaan vaksin ini bertempat di ruangan kelas  XI IPS 2, SMAN 1 Banjar. Target awal pelaksanaan vaksin ketiga ini yaitu seluruh warga SMAN 1 Banjar, namun ternyata banyak peserta lain dari OPD. Untuk guru yang divaksin sekitar 50 dari 80 orang. Nakes yang melakukan tindakan di SMAN 1 Banjar terdapat 1 dokter, 4 tenaga administrasi, totalnya sekitar 10. Vaksin ketiga bagi siswa baru direncanakan, dan belum pasti kapan akan terlaksana. Guru di SMAN 1 Banjar mendukung, meskipun ada sedikit kekhawatiran akan efek samping. Sebelum divaksin para guru sedikit cemas dan tegang, namun setelah divaksin para guru tampak lebih tenang.

“Tujuan vaksin yang ketiga ini, pertama untuk meningkatkan kekebalan, dan yang kedua untuk memperpanjang pencegahan terhadap replikasi varian jenis lain dari covid-19 yang menurut epidiomologi (cabang ilmu biologi yang mempelajari dan menganalisis tentang penyebaran, pola, dan penentu kondisi kesehatan dan penyakit populasi tertentu) puncaknya nanti sekitar februari yang varian omicron. Vaksin ketiga launching pada 12 Januari 2022, tidak semua ibukota diberikan dari pusat. Vaksin dosis tiga hanya yang sudah mencapai sasaran 80% dan lansia diatas 60%, dan Banjar tergolong cepat. Pelaksanaan vaksin ketiga di Banjar untuk OPD, ASN, Guru, dan yang kerja di perkantoran tergolong cepat. Vaksin yang ketiga ini menggunakan metode heterolog, artinya dosis satu dan dua sinovac untuk yang ketiga tidak boleh sinovac lagi, tidak boleh anti virus lagu harus yang dilemahkan, contohnya astrazeneca, moderna, pfizer dan lainnya. Dosisnya tidak satu tapi setengahnya. Kebijakan pemerintah untuk umur 18-59 menggunakan astrazeneca atau moderna, diatas 59 tahun atau yang rentan penyakit menggunakan Pfizer. Efek samping atau KIPI (kejadian ikutan pasca iminisasi) setelah vaksin ketiga ini biasanya pegal dibekas suntikan, deman, pusing, mual, dan muntah.” Penjelasan dari Dr. Sari, dokter yang bertugas vaksin di SMAN 1 Banjar.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Barnas, S.Pd., M.Pd.

- Kepala Sekolah -

Assalamu’alaikum Wr.Wb Kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT beserta Nabi Muhammad SAW beserta sahabat-sahabatnya yang telah memberikan karunia…

Berlangganan
Jajak Pendapat

Apakah Website sman1banjar.sch.id memberikan informasi yang bermanfaat

Hasil
Banner